Endometriosis

Ini kisah setahun yang lalu. Saat aku terkapar tak berdaya karena ENDOMETRIOSIS. Awalnya agak bingung waktu pertama kali denger namanya. Nyebut aja masih keblibet.
Kisah ini bermula ketika setiap tamu bulananku datang, selalu membuatku tak berdaya, sakit, meringis, menangis dan tak jarang sampai pingsan.
Dulunya sih mikir, ini normal secara disekitar aku banyak perempuan yang juga sakit n lemes saat kedatangan tamu bulanan. Hingga puncaknya Desember 2006 aku pingsan….
Usut punya usut melalui pemeriksaan intensif oleh para dokter yang canggih2 ternyata aku menderita endometriosis dan sudah sangat parah (stadium 4 hiks….)
Awalnya masih coba diobati dengan suntik (Tapros) sebulan sekali selama 3 bulan (sekali suntik 1.250 jt hiks..lagi) dan ternyata gak mempan. Terbukti diawal agustus 2008 aku terkapar lagi…karena ternyata endometriosisnya pecah didalam (wah gawat banged), hingga dokter memutuskan OPERASI melalui Laparoscopy. Finally, Saatnya berbagi cerita ke para perempuan….n suami yang sayang istri…n para pacar yang sayang pacar…

Apa itu Endometriosis
Endometriosis adalah suatu keadaan dimana endometrium berada di luar tempat yang seharusnya, yaitu di dalam rongga rahim. “Endometrium sendiri merupakan lapisan yang melapisi rongga rahim dan dikeluarkan secara siklik saat mens sebagai darah haid,” kata dr. Sugi Suhandi Iskandar, Sp.OG dari RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta.

Banyak perempuan yang harus berjuang menahan sakit perut hebat ketika masa-masa menstruasi mendatangi mereka. Bahkan banyak dari perempuan itu yang tidak bisa beraktivitas sama sekali dan membutuhkan obat penghilang rasa sakit agar bisa melewati satu hari itu.

Rasa sakit yang diderita setiap bulan itu sebenarnya tidak normal dan mengandung endometriosis atau salah satu penyakit gineakolog paling umum bagi para perempuan. Penyakit tersebut membuat jaringan endometrial mengendap pada organ di luar rahim seperti ovarium, “tube fallopi”, atau di mana saja sekitar perut.

Jaringan endometrial yang tidak berada pada tempatnya itu mulai menyebar dan bereaksi seperti jaringan endometrial lainnya, yaitu berdarah ketika siklus bulanan perempuan.

Penyebab Endometriosis

Sebagian ahli berpendapat, endometriosis terjadi karena adanya perangsangan hormon estrogen terhadap sel-sel yang ada di otot rahim. “Jadi, endometriosis ini akibat pengaruh estrogen. Makanya, sangat jarang ditemukan pada anak-anak usia pubertas, bahkan nyaris tidak pernah. Anak usia ini, kan, belum ada rangsangan estrogennya. Sementara pada wanita menopause, endometriosis biasanya mengecil, karena estrogen sudah berkurang.”

Ada juga beberapa teori yang diajukan selama ini, yaitu :
• Menstruasi retrograd, di mana sebagian aliran darah menstruasi dari rahim keluar ke rongga perut melalui tuba
1. Gangguan sistem kekebalan yang memungkinkan sel-sel endometrium melekat dan berkembang
2. Kelainan genetis
3. Jaringan endometrium menyebar melalui sistem kelenjar getah bening dan aliran darah
4. Faktor lingkungan, misalnya paparan terhadap dioxin
Sementara salah satu penyebab endometriosis diduga adalah adanya muntahan sel-sel endometriosis keluar rongga rahim saat haid. “Nah, sel-sel edometriosis ini kemudian menempel di luar rongga rahim. Ada juga yang menyebut endometriosis mengikuti aliran darah atau ikut aliran kelenjar limfa, sehingga bisa saja terjadi endometriosis di paru, mata, dan sebagainya. Ada lagi yang mengatakan endometriosis disebabkan oleh pencemaran lingkungan dan pola hidup tak sehat. Jadi, masih belum pasti sebabnya.”

Waspadai pula berbagai faktor yang memudahkan terjadinya endometriosis :
1. Genetik
2. Mekanik atau meningkatnya resiko aliran haid balik ke dalam rongga perut,seperti :
a. Melakukan pemeriksaan dan manipulasi organ genetalia ( operasi ) pada waktu haid,dapat menyebarkan sel endometrium ke dalam rongga perut
b. Melakukan hubungan intim sebelum darah haid bersih
c. Propesi kerja yang berhubungan dengan perubahan tekanan udara
3. Imunitas,Yaitu menurunnya kesehatan dengan resiko penurunan imunitas tubuh seperti sering sakit,infeksi sub-klinik,penyakit keputihan kronik.
4. Hormon,Yaitu lingkungan tubuh dengan paparan hormon estrogen tinggi seperti terapi hormon,obesitas/kegemukan.

Gejala yang sering timbul :
1. Nyeri, hebatnya nyeri ditentukan oleh lokasi endometriosis
a. nyeri pada saat menstruasi
b. nyeri selama dan sesudah hubungan intim
c. nyeri ovulasi
d. nyeri pada pemeriksaan dalam oleh dokter
2. Perdarahan
a. perdarahan banyak dan lama pada saat menstruasi
b. spotting sebelum menstruasi
c. menstruasi yang tidak teratur
d. darah menstruasi yang berwarna gelap yang keluar sebelum menstruasi atau di akhir menstruasi
3. Keluhan buang air besar dan kecil
a. nyeri pada saat buang air besar
b. darah pada feces
c. diare, konstipasi dan kolik
d. nyeri sebelum, pada saat dan sesudah buang air kecil

Pengobatan endometriosis

Agar pengobatan endometriosis tidak terlambat dan lesi tidak bertambah menjadi lebih berat lagi,sehingga mendapat hasil yang memuaskan,maka dapat dilakukan laparaskopi diagnostik ( = laparaskopi operatif )disamping tindakan operasi laparatomi ( operasi dengan membuka rongga perut ).
LAPAROSKOPI OPERATIF
Laparoskopi Operatif dilaksanakan dengan persiapan.dan dilakukan di kamar operasi.dilakukan dengan membuka sayatan di rongga perut sebanyak 3 (tiga) buah;dua untuk memasukan alat operasi dan satu untuk memasukkan kamera. Keuntungan Laparoskopi operatif,antara lain
a. Luka operasi yang kecil sehingga secara kosmetik baik
b. Waktu penyembuhan luka yang kecil tentunya lebih cepat
c. Perawatan luka lebih mudah
d. Lama perawatan di Rumah Sakit relatif singkat ( 2-3 hari )

PENGOBATAN BERDASARKAN STADIUM Endometriosis Minimal Ringan
pendapat yang mengatakan bahwa endometriosis ringan tidak perlu diobati telah mulai ditinggalkan.Alasannya adalah bahwa endometriosis yang tampak maupun yang tidak tampak akan terus berkembang menjadi endometriosis berat.Pada saat laparaskopi,lesi dapat dilakukan biopsi dan kemudian dilakukan koagulasi atau vaporisasi.setelah itu dilanjutkan terapi hormonal
Endometriosis Sedang-Berat yang termasuk dalam stadium ini adalah bila endometriosis disertai dengan infertilitas,pelekatan genitalia yang berat dan kista coklat pada ovarium.Tindakan pembedahan baru dilakukan setelah sebelumnya diberikan pengobatan hormonal.Setelah dilakukan pembedahan diberikan lagi pengobatan hormonal.

Katrein Hoffman dari Asosiasi Endometriosis Jerman yang berpusat di Leipzig mengatakan sangat penting bagi perempuan yang merasa sakit ketika sedang berhubungan badan harus segera pergi ke dokter untuk memberikan deskripsi yang jelas kepada dokter tentang letak rasa sakit dan seberapa sering ia mengalami itu.

“Banyak perempuan yang tidak tahu bagaimana cara mengekspresikan perasaan mereka,” kata Hoffmann.

“Tidak ada yang menanggapimu dengan serius, semua orang akan menganggap kita berpura-pura sakit,” kata Hoffman menggambarkan berbagai pengalaman yang umumnya dihadapi para perempuan penderita endometriosis secara sosial.

“Kita tidak ingin mendramatisir penyakit ini, kita hanya ingin membuat masyarakat lebih menyadarinya,” kata Hoffman.(*)

KESIMPULAN
1. Penyakit endometriosis merupakan penyakit jinak ginekologik yang banyak mendapat perhatian para ahli
2. Banyak cara penanganan yang ditunjukan untuk pengobatan endometriosis berkaitan karena belum adanya teori yang pasti mengenai penyakit tersebut
3. Peningkatan kasus endometriosis dari tahun ke tahun agaknya berhububgan dengan faktor lingkungan dan “Life Style”
4. Eratnya endometriosis dengan fertilitas hendaknya menjadi pemicu kita agar lebih memahami cara penanganan kasus ini.

…………..Just Sharing………….

“dari berbagai sumber setelah merasakan sakitnya”

Advertisements

About Arni

Arni I Parenting & Lifestyle Blogger I Proud mom of amazing Prema I Living in Bogor I Feel Free to contact me at putusukartini@gmail.com or itsmearni@yahoo.com
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

20 Responses to Endometriosis

  1. 3rdevolution says:

    wah, sharing yg berguna, Arni.Aku nyimak abisss…. ^_^

  2. itsmearni says:

    3rdevolution said: wah, sharing yg berguna, Arni.Aku nyimak abisss…. ^_^

    yups..semoga bermanfaatbukan untuk berbagi rasa sakit sakit sihtapi kan mencegah lebih baik daripada mengobati….

  3. pipin80 says:

    hmmm good sharing.. boleh minta alamat emailnya ? mo banyak ni yang di tanya kebetulan gw juga kena kista coklat dan di operasi thn januari 2008 serta diangkat indung telur sebelah kiri, karena kistanya dah buat mati indung telurnya jadi terpaksa harus diangkat satu sedangkan yang satunya juga ada dan sampai sekarang masih ada keluhan sakit dan makin parah sakitnya saran dokter harus pake tapros yang sekarang harganya hampir 1,5 juta bo.ga kuat gw kalau tiap bulan 1,5 jt buat obat yang belum tentu bisa sembuhin. apalagi dari cerita loe, dah pake tapros tapi ga ada efeknya.

  4. jandra22 says:

    Yang lebih nyakitin namanya adenomyosis. Dia adanya di otot rahim. Jadi kan nggak bisa dilaparoskopi. Mesti Total Abdominal Hysterctomya kayak si Ami yang jadi tokeoh di novel tante. Boleh baca deh di bab yang baru-baru ini.Selamat memulihkan keadaan. Endometriosis, datang dan datang lagi, tertama kalau kita perempuan subur. Tante ngalamin sampe 4 kali dioperasi. Tambah sekali lagi potong usus karena endometriosis itu juga. Bangun-bangun undah di ICU, asyiiiiikkkkkk…………….!!!

  5. itsmearni says:

    @ pipin80 …..sabar ya mbak….alamat email dah aku PM klo mau kita chat aja…@bunda….wah pengalaman yang melelahkan tentunya….sampe 4 kali gitu….arni juga sekarang rada2 takut sih bun…moga aja gakk tumbuh lagi 🙂

  6. jandra22 says:

    pipin80 said: hmmm good sharing.. boleh minta alamat emailnya ? mo banyak ni yang di tanya kebetulan gw juga kena kista coklat dan di operasi thn januari 2008 serta diangkat indung telur sebelah kiri, karena kistanya dah buat mati indung telurnya jadi terpaksa harus diangkat satu sedangkan yang satunya juga ada dan sampai sekarang masih ada keluhan sakit dan makin parah sakitnya saran dokter harus pake tapros yang sekarang harganya hampir 1,5 juta bo.ga kuat gw kalau tiap bulan 1,5 jt buat obat yang belum tentu bisa sembuhin. apalagi dari cerita loe, dah pake tapros tapi ga ada efeknya.

    Tapros memang nggak ngefek. apalagi kalo nyimpen Taprosnya nggak di koelkast atau waktu dibawa ke dokter untuk disuntikin nggak pake cooler!Itu obat kayak “setan” maaf ya……. kadang-kadang jadi keluar kasarnya kalo udah gemes sama Tapros!

  7. itsmearni says:

    jandra22 said: Tapros memang nggak ngefek. apalagi kalo nyimpen Taprosnya nggak di koelkast atau waktu dibawa ke dokter untuk disuntikin nggak pake cooler!Itu obat kayak “setan” maaf ya……. kadang-kadang jadi keluar kasarnya kalo udah gemes sama Tapros

    iya tuh bun….udah harganya mahal….gak ngefek pula…..tapi waktu itu arni ngikut apa kata dokter aja bun 😀

  8. jandra22 says:

    itsmearni said: iya tuh bun….udah harganya mahal….gak ngefek pula…..tapi waktu itu arni ngikut apa kata dokter aja bun 😀

    Sama saya juga gitu kok. Tapi setelah ternyata tumbuh dan tumbuh lagi plus dipotong usus sampe masuk ICU (pertamanya malah dikira colon cancer mbak!) akhirnya aku berpendapat Tapros itu iblis yang menyakiti dan menohok diriku………… huuuuuu…………

  9. hibiworks says:

    salam kenal,sy jg terkena endometriosis usus, rectovaginal, dan ovarium, plus adenomyosis, perlengketan tuba falopiwalah… mborong :Psama2 berdoa semoga ga tumbuh lg ya… 🙂http://myhopegarden.blogspot.com

  10. lovylea says:

    hai semua.. boleh tau berobat emana selama ini? saya mengidap endometriosis sudah 10 tahun-an. kualitas hidup benar-benar ancur-ancuran. hubungan sosial, pekerjaan, dan hal-hal lainnya yang mungkin bisa dilakukan dengan lebih baik, rasanya menjadio sangat sulit. setiap haid perut sakit sekali, darah keluar seperti air pancuran, ngegelontor banjir abis. kepala pusing kleyengan, dan emosional yang sangat labil dan sensitif. dulu sebelum nikah hampir tiap bulan ke UGD karena obat penghilang rasa sakit tidak lagi menolong. sekarang setelah menikah dan punya anak. sempet aga baikan selama 3 tahun, tapi sudah 6 bulan ini gejala-gejala kaya dulu mulai pelan-pelan terasa lagi. trauma masa lalu semakin memperparah kondisi mentalku. rasanya putus asa belasan tahun mengidap penyakit ini. hlp me

  11. itsmearni says:

    @Lovylea…. thx dah berbagi…klo aku siy akhirnya dioperasi lewat Laparoskopi…ke dr Wahyu, beliau praktek di Rs Bunda, YPK dan Raden saleh…..

  12. rianusantara says:

    assalamualaikum.. mba mearni… dan semuahnyah… boleh aku minta emailnya?? ada yang perlu aq sharing nih… semuahnyah tolong add email aq yah di ea_ceplozt@yahoo.com ibu camer aquh dulu kena endometriosis dan udah 2x di oprasi… sekarang dia mengalami kesakitan lagi (curiganya muncul lagi endometriosisnya) suka nyeri haid n ga nafsu makan (badanya kurus banget)dia ga mau diperiksain ke dokter katanya takut dioperasi lagi (suaminya sudah meninggal makannya dia ga berani)… susahhnyah disuruh kedokter… dia malah lebih enak kalo sakitnya kumat minum obat MEFINTER 1000mg… huksss… aquh ga tegaa banget… gimana yah membujuk dia biar mau ke dokter???

  13. fifinirhan says:

    hi semua… knalin aq fifi 23 th baru nikah agust 2010 kmren…aku jg lg kena endometriosis nie… kanan kiri uk 5 cm… n tambah lg indung telurku sembunyi gak kliatan tertutup perlengketan darah itu… (diketahui setelah menjalani laparatomi)… aq baru ketauan punya endo stlh aq merasakan kesakitan hebat seperti nyeri tekan di perut bawah sampai ke pangkal paha rasanya…. setelah itu aq divonis kena endo std. 4 dan harus operasi tgl 10 nop 2010 kemaren… baru td mlm aq suntik tapros 1,76 jt selama 3 x dalam 3 bulan… yah apapun kata dokter aq pasarah… yg jelas aq masih berusaha utk kehidupanku yg lebih baik… yaitu punya beybi… mohon doanya aja ya mbak-mbak…. n kalo ada pengobatan alternatif bisa minta tlg di share ya mbak buat aq di lutfi_aid@yahoo.com…. makasih sebelumnya… ^_^…

  14. itsmearni says:

    fifinirhan said: hi semua… knalin aq fifi 23 th baru nikah agust 2010 kmren…aku jg lg kena endometriosis nie… kanan kiri uk 5 cm… n tambah lg indung telurku sembunyi gak kliatan tertutup perlengketan darah itu… (diketahui setelah menjalani laparatomi)… aq baru ketauan punya endo stlh aq merasakan kesakitan hebat seperti nyeri tekan di perut bawah sampai ke pangkal paha rasanya…. setelah itu aq divonis kena endo std. 4 dan harus operasi tgl 10 nop 2010 kemaren… baru td mlm aq suntik tapros 1,76 jt selama 3 x dalam 3 bulan… yah apapun kata dokter aq pasarah… yg jelas aq masih berusaha utk kehidupanku yg lebih baik… yaitu punya beybi… mohon doanya aja ya mbak-mbak…. n kalo ada pengobatan alternatif bisa minta tlg di share ya mbak buat aq di lutfi_aid@yahoo.com…. makasih sebelumnya… ^_^…

    hai……… trus berusaha dan berdoa yagak ada yang gak mungkin koqpasca laparoscopy, seorang dokter memvonis kandungan aku gak bisa menerima pembuahan sehingga sperma yang masuk bisa dipastikan gagal didepantapi aku nyari second opinion…. n dokter lain bilang gpp koq semua baik2 ajasetahun kemuadian, setelah pasrah n capek kedoktereh ternyata aku positiif hamilsekarang setelah 4 tahun menanti, bayi mungil hadir ditengah kamisaat ini usianya 8 bulanSemoga lekas pulih ya mbak, tetap semangat !!!

  15. niecs says:

    trimakasih infonya mb, bermanfaat sekali. memang betul masih bnyk(bahkan org terdekatku) yg menganggap endometriosis itu sepele dan pura2 sakit atau mengada2. bosen betul rasanya berobat selama 6 tahun tp tidak ada kemajuan berarti, setiap kali ke dokter pasti yang dibilang,”obat yang paling mujarab itu nikah trs hamil”. semakin merasa terpojok dan sendiri saja.sekarang lg cb obat suntik yang per 3bln itu, haduh bqn semakin stres(brati bqn tu si endo smakin subur ya didlm)…tp aku percaya pasti bisa sembuh ya mb 🙂

  16. gnaamoet says:

    info yang bagus… ^_^

  17. dwisetiyono says:

    boleh gabung ya,sepengetahuan saya terapi tapros merupakan terapi hormonal yang berguna untuk menekan pertumbuhan myoma,endometriosis .bisa dilakukan maks 6 kali, 3 kali selama 3 bulan sebelum operasi dan 3 bulan setelah operasi.Tentunya manfaat tapros pun, sebelum diberikan ke pasien dulu melalui suatu rangkaian penelitian yang cukup panjang. saya pikir manusia harus berusaha untuk mencari kesembuhan, tentunya ke dokter merupakan tindakan yang paling logis, tentunya juga selalu berdoa kepada Tuhan YME.

  18. faziazen says:

    hmm kalo gitu ga boleh pake kb hormonal yakmrn aku keguguran karena ada miomnya, juga membesar karena hormon esterogentapi ga boleh operasi, dokternya ga mau ambil resiko karena aku belum punya anak

  19. tintin1868 says:

    tandanya sakit pinggang bagian kanan ga?

  20. itsmearni says:

    sakit pinggang, sakit perut melilit-lilitaduh gimana ya menceritakannyapokoknya sakit banget deh :-((((

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s