Clorot, Jajanan Tradisional yang Ngangenin

Image

Wah udah lama sekali saya ndak update blog ini. Yups postingan terakhir Oktober 2012 *bawa kemoceng* duh rumah maya saya ini berdebu banget deh. Daaan hari ini pecah telur deh dari hibernasi selama 1 tahun 3 bulan itu. Semua gara-gara IDFB Challenge #14 yang bertema beras,  hasil kerjasama antara IDFB (Indonesia Foodbloger) dengan Beras organik Pure Green.

Jujur aja sebenarnya rada keder juga mau ikutan event ini. Selain karena saya baru belajar masak, saya juga ndak pinter motret. Foto pun kebanyakan bermodal HP. Termasuk semua foto dibawah ini diambil dengan HP saja. Tapi yo nekat aja hahaha, itung-itung belajar.

Walaupun beras adalah makanan pokok kita sehari-hari, tapi diberi tema ‘beras’ kok ya cukup bikin muter otak juga ya. Sampai akhirnya mendapatkan ilham untuk membuat Clorot saja, jenis kue tradisional yang hampir langka keberadaannya.

Kue yang satu ini tergolong unik. meski secara rasa hampir sama dengan bubur sumsum gula merah, tapi penyajiannya menjadikan dia berbeda dengan kue lainnya. Dibuat dari tepung beras, santan dan gula merah, apalagi jika menggunakan beras organik Pure Green menjadikan citarasanya berbeda, lalu dibungkus dengan daun janur yang dibentuk sedemikian rupa menyerupai terompet. Cara makannya juga unik, cukup mendorong bagian bawahnya sampai isi selongsong bagian atas muncul. Hmm… mungkin ini sebabnya dia disebut clorot.

image

Makan clorot seolah membawa saya melintasi lorong waktu, mengingatkan saya pada alm. Niang (nenek dalam bahasa Bali) yang dulu sering membuat kue ini. Bedanya kalau dulu saya makan buatan niang, sekarang makan buatan sendiri dong
image

Sip, mari kita menuju resepnya saja ya

Bahan:

250 gr tepung beras

(Rendam beras Pure Green selama 6 jam lalu giling hingga menjadi tepung)

50 gr tepung sagu

350 gr gula merah

500 ml santan dari 1 butir kelapa

½ sdt garam

3 helai daun pandan

Daun janur secukupnya

Cara membuat :

  1. Lepaskan daun janur dari lidinya lalu lilitkan sedemikian rupa membentuk terompet.  Usahakan bagian bawahnya tidak berlubang
  2. Didihkan santan bersama gula merah, garam dan daun pandan. Sisihkan
  3. Aduk rata tepung beras dan tepung terigu, buat lubang ditengah wadah lalu tuang cairan santan dan gula merah, aduk rata sampai licin dan tidak ada yang ‘brindil’
  4. Tata selongsong janur dalam wajan dengan posisi berdiri. Tuang adonan sebanyak ¾ cetakan. Lalu kukus 30 menit
  5. Angkat. Siap disajikan. Dingin lebih nikmat

Tips : menata selongsong janur dalam wadan bisa menggunakan wadah berlubang seperti yang saya tampilkan dalam gambar, bisa pula menggunakan sisa ampas kelapa, selipkan diantaranya agar dapat berdiri tegak

image

Ahhh…. Kangen saya terobati deh makan kue ini. Kangen kuenya, kangen ngeblognya juga. Ternyata IDFB-lah yang berhasil menggelitik saya untuk meng-update blog kembali

Terimakasih IDFB challenge #14 yang telah bekerjasama dengan beras organic Pure Green. Mari hidup sehat dengan Pure Green.

Salam

Arni

Advertisements

About Arni

Arni I Parenting & Lifestyle Blogger I Proud mom of amazing Prema I Living in Bogor I Feel Free to contact me at putusukartini@gmail.com or itsmearni@yahoo.com
This entry was posted in Home, Resep. Bookmark the permalink.

14 Responses to Clorot, Jajanan Tradisional yang Ngangenin

  1. Elsye says:

    Waaaa makasih udah ikutan, keren ide nyaa ♥♥

  2. itsmearni says:

    Iya mbak elsye. Sama-sama mbak
    Saya juga seneng bisa gabung di event keren ini 🙂

  3. jampang says:

    baru tahu nama makanan ini.
    kalau clurit pernah lihat 😀

  4. evanda2 says:

    Udah jrg yg jual, malah jadi makanan elit skrg

  5. tinsyam says:

    itu janur beli di pasar? yang buat ketupat ya? mao bikiiiiinnnn.. kangen clorot..

  6. ibuseno says:

    Suka banget sama Clorot.. tp jarang nemu di Jakarta ini, wkt di Tangerang sih sering.
    Iya Mbak Tintin udah lama ya gak update blog, aku kira lagi sibuk ke LN

  7. nengwie says:

    Disini ngga ada Januur…gimana dooong…?? Ayooo mamah Prema harus bertanggung jawab kalau saya ngacay hihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s