Semangat ya, Nak!

Minggu lalu saat menjemput Prema di sekolah, bu gurunya nyamperin saya trus bilang “Mah, Prema ikutin lomba ya,”
“lomba apa bu, mewarnai?” tanya saya
“bukan, lomba celoteh anak,” sahut ibu gurunya
Sejenak saya bengong, “Emang Prema bisa?”
“kalau dikelas sih Prema itu suka bercerita, Ma, “bu gurunya coba meyakinkan saya.

image
Sampai dirumah, Prema saya ajak ngobrol. Mau gak ikutan lomba bercerita. Gak disangka Prema langsung bilang mau. Saya masih belum percaya, ya wis pikir saya, dicoba aja deh nanti latihan dulu. Malamnya saya coba diskusikan dengan ayahnya dan akhirnya kami sepakat untuk mencoba dulu, itung-itung cari pengalaman buat Prema. Uji mental untuk tampil didepan umum. Lombanya sendiri diadakam dalam rangka open house TK Kinder Globe Indonesia cabang Bogor yang kebetulan lokasinya tak jauh dari rumah kami dan TK tempat Prema sekolah mendapat undangan untuk berpartisipasi.

Dan jadilah Prema saya coba latih dirumah. Karena tema lombanya go green maka anak-anak diminta bercerita tentang apa saja seputar bumi kita ini. Saya coba buatkan naskah sederhana yang kurang lebih isinya uraian untuk menjaga pohon-pohon, tidak boleh ditebangi, harus disayang, dipelihara agar menjadi resapan air dan tidak menyebabkan banjir. Prema berlatih setiap hari, menghafal dialog dengan bahasa khas anak-anak ala Prema. Disisi lain saya juga tetap menyiapkan peralatan gambar untuk Prema buat berjaga-jaga kalau nantinya tiba-tiba Prema minta ikut lomba mewarnai.

Nah tadi pagi, Prema semangat sekali bangun pagi. Mau lomba katanya. Siiip, kami mendukung sepenuhnya. Sampai ditempat lomba, benar saja, melihat banyak yang bawa meja dan crayon, Prema malah minta ikut lomba mewarnai. Fyuuuh…untung bawa perlengkapan.

image

Ditengah mewarnai, nama Prema dipanggil untuk tampil dipanggung mengisi celoteh anak. Naiklah dia. Awalnya bagus, penuh percaya diri Prema membuka celotehnya. Makin lama suara makin kecil trus diem. Tampaknya dia lupa harus ngomong apa. Saya dan ayahnya serta guru-gurunya udah coba menyemangati dari depan panggung. Apa daya anaknya ternyata malah mewek. Mulai deh terisak-isak dipanggung. Akhirnya ditenangin sama Oom-Oom MC. Tapi tetap tak berhasil membuat Prema pede untuk kembali bercerita. Dipersilahkan turun malah tambah kenceng nangisnya karena merasa belum kelar bercerita. Hiyaaaa….akhirnya saya samperin, beri pelukan dan turun dari panggung. Ealah makin ngambek minta tampil lagi hihihi

image

Jadi ya akhirnya dibawah kami sibuk menghibur Prema. Membesarkan hatinya bahwa dengan berani naik panggung aja, Prema udah hebat banget. Gak apa-apa kok klo tiba-tiba lupa. Lain kali lebih semangat ya, Nak!

Hari ini sekali lagi kami belajar. Bahwa apa yang kita harapkan tak selamanya berlangsung mulus. Apalagi jika itu berhubungan dengan mood dan rasa percaya diri. Kami belajar untuk berlapang dada melihat semangat Prema yang mendadak kendor saat dipanggung. Kami belajar untuk membesarkan hatinya agar tidak minder karena merasa gagal. Kami belajar bahwa anak-anakpun butuh kompetisi dan pengalaman agar terasah untuk mandiri, tanpa paksaan, tanpa intervensi tentunya. Biarkan berkembang secara alami, bukan sekedar memenuhi ambisi kedua orangtuanya.
Semangat terus ya sayang

Peluk cium
Ayah dan Ibu

Advertisements

About Arni

Arni I Parenting & Lifestyle Blogger I Proud mom of amazing Prema I Living in Bogor I Feel Free to contact me at putusukartini@gmail.com or itsmearni@yahoo.com
This entry was posted in Home, keluarga kecilku, Lomba and tagged . Bookmark the permalink.

15 Responses to Semangat ya, Nak!

  1. Ina says:

    Ya anpyuuun kangen banget deh ama ceritaprema. Ternyata aktif wepe lama nih? Ampe kelewatan banyak. Maklum saya juga mood mood an ngeblog.

    Prema udah keren aja lho mau manggung.

    • itsmearni says:

      Hihi malu deh ah dibilang aktif WP. Wong baru sebulanan ini nengokin WP lagi setelah dianggurin hampir 2 tahun je

      Iya tante, Prema udah mau naik panggung aja kami udah senang. Tapi ini anaknya masih aja ngambek lho sampe sekarang karena merasa kecewa udah disuruh turun sebelum ceritanya usai 😦

  2. jampang says:

    dicoba lain waktu ya prema… biar bisa menang 😀

  3. museliem says:

    Mbak Arniiiiii… ajarin masak dong…

    • itsmearni says:

      Hihihi ada yang terdampar dinegeri orang dan mendadak harus pinter masak ya
      Udah bawa bekel bahan apa aja nih buat main masak-masakan Muse?

      • museliem says:

        Udah bawa banyak bumbu sih mbak.. Tapi kayaknya ga mungkin ngandalin bumbu lokal semua..

        • itsmearni says:

          Klo gak salah di New castle deh. Baru juga kok dia kesananya, akhir tahun kemaren. Pssst… Gue kasi bocoran ya, dia dosen gila dan jomblo hahahaaha *apa seh maksudnya*

        • itsmearni says:

          Hihi maka harus kreatif memanfaatkan bumbu ya. Jadi lo udah praktek masak apa aja nih, kangan pempek gak?
          *Trus gue ngikik inget ada yang pernah bela2in nungguin gue demi mengantarkan sekotak pempek* so sweet banget sih Lo Muse :)))

          Lo masak yang gampang- gampang aja yang minim bumbu, macam sup, spagheti, atau pie-piean gitu. Modal bawang putih dan lada aja tuh hehe

  4. tinsyam says:

    asik prema pedejayanya setelah ini ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s