Pendidikan Seks Anak Balita [Pakaian Dalam]

Pagi ini saat menjemur pakaian, Prema menghampiri saya dan menawarkan bantuannya
“Prema bantuin ya ibu, Prema yang ambilin di ember, ibu yang jemurin,” begitu katanya
“oke deh,” sahut saya

Dan Premapun beraksi, satu persatu cucian didalam ember berpindah ketangannya lalu ke saya dan siap dijemur. Sampai ketika dia mengangkat satu pakaian dalam, meluncurlah sebuah pertanyaan dari bibir mungilnya

“ini apa ibu?” tanyanya sambil mengangkat pakaian dalan itu
“oh itu namanya bra, punya ibu.” jawab saya
“ibu ngapain pake beginian, buat apa?”
“Buat nutupin payudara ibu, itu lho yang buat mimik susu adik bayi. Dulu Prema juga khan mimik susu ibu. Harus ditutup dengan bra supaya nyaman.”
“Dipakenya dalam baju ya, coba Prema lihat,” Prema tiba-tiba maju mau mengangkat baju saya
“eh jangaaaan…gak boleh gitu. Iya pakenya dalam baju, tapi gak boleh buka disini, gak sopan itu namanya,” sahut saya panik *hahaha*
“khan ibu bisa pake kaos dalam aja kayak prema sama ayah, kenapa harus pake bra?” hooo belum kelar rupanya ini
“karena ibu perempuan yang udah besar, ukuran payudaranya beda, klo pake kaos dalam aja nanti gak cukup,” Saya berusaha menjelaskan sesederhana mungkin
“nanti teman-temannya prema yang cantik, klo udah besar juga pake ini?”
“iya dong sayang. Semua perempuan yang sudah besar nanti pake bra,” jawab saya

Nah, mumpung Prema mulai bertanya soal ini, maka kesempatan buat saya juga untuk menjelaskan lebih lengkap. Saya ajak Prema duduk sejenak diteras.
“Jadi gini sayang, Perempuan itu punya yang namanya payudara. Ukurannya lebih besar daripada punya laki-laki. Coba Prema lihat punya Prema sama ayah, pasti ukurannya kecil karena nantinya gak dipake mimik susu sama adik bayi. Trus Prema juga gak boleh sembarangan pegang-pegang payudara perempuan ya, itu gak sopan namanya,”
“klo pegang punya ibu?” potong Prema
“Pegang punya ibu juga sekarang gak boleh, khan Prema udah gede, udah gak mimik susu ibu lagi. Prema ngerti?”
“Iya ibu,” jawab Prema sambil menggangguk
“siiiip… Yuk kita lanjutkan menjemurnya.”

Percakapan diatas mungkin terdengar sederhana, tapi buat saya ini saatnya menanamkan etika ke Prema. Memberi pemahaman yang benar sejak dini agar kedepannya dia lebih baik dalam bersikap. Belajar menerima perbedaan fisik dan cara bergaul dengan lawan jenis. Mengenal bagian-bagian tubuh yang vital dan bagaiman memperlakukannya. Karena kedepannya Prema pasti akan menghadapi dunia yang sesungguhnya dan tak selamanya ada dalam pendampingan dan pengawasan kami, orang tuanya.

Fyuuuuh…. Kadang ya saya tertegun sendiri mendengar ocehan Prema, kaget menerima lompatan pemikirannya yang diluar dugaan. Ah ya, setiap anak itu unik, mereka bertumbuh dengan caranya masing-masing. Mari belajar menjadi orang tua 🙂

Advertisements

About Arni

Arni I Parenting & Lifestyle Blogger I Proud mom of amazing Prema I Living in Bogor I Feel Free to contact me at putusukartini@gmail.com or itsmearni@yahoo.com
This entry was posted in Home, keluarga kecilku and tagged , . Bookmark the permalink.

19 Responses to Pendidikan Seks Anak Balita [Pakaian Dalam]

  1. jampang says:

    wah… prem kritis orangnya yah

  2. museliem says:

    hahaha prema kepo-an orangnya… sama kayak aku…. 😛

  3. nengwie says:

    Jadi orang tua ngga selesai2 belajar nya ya mbak Arni… .:)

  4. rayaadawiah says:

    Prema diii, ada saja pertanyaany :D.. Kritikus mahabawel maaah klo kata dewie sekar 😀

  5. Di' says:

    Sebaiknya memang pelajaran mengenai sex itu pelan2 diajarkan ortu ke anaknya dari kecil. Awalnya pelajaran mengenai perbedaan jenis kelamin, misalnya. Itu dulu yg aku ajarkan ke anak2ku. Karen dalam bahasa Inggris kata “sex” itu juga berarti jenis kelamin, waktu anakku sulung umur TK tanya soal “apa itu sex”, aku jabarkan soal jenis kelamin. Begitu anak2 gadisku beranjak masuk 10 tahun, aku ajak ngobrol soal masa2 puber dan segala halnya. Sekarang si bungsu mendekati puber dan pelajarannya dia double, karena mempelajari puber tentang kakaknya dan dia sendiri. Suatu hari si bungsu tanya soal “period” atau bahasa Inggrisnya menstruasi. Kenapa begini dan begitu. Bahkan dia bisa menjelaskan apa yg aku jelaskan ke teman2 perempuannya di kelas. Hahaha..

    • itsmearni says:

      Wah keren deh mas Bayu dapat pelajaran lengkap karena ibu yang hebat dan melihat langsung contoh kongkrit dari dua kakaknya ya. Ini juga pelan-pelan saya coba menyelipkan pengetahuan tentang “sex” ke Prema, biar gak kaget nantinya. Selain itu rasanya lebih baik dia mendapat penjelasan dari orang tuanya langsung daripada dengar dari orang lain yang kemungkinan bisa berbeda dengan apa yang kita jelaskan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s