Pertemuan

Beberapa waktu lalu saya nyangkut di sebuah toko buku, numpang baca maksudnya. Iya, bener-bener numpang baca karena sampai pulang 1,5 jam kemudian saya benar-benar gak beli buku sama sekali, cuma nemenin suami yang lagi mau beli beberapa alat musik buat keperluan anak-anak di Pura. Enaknya di toko buku ini ya memang karena banyak buku display yang boleh dibaca sepuasnya, yang mana bisa jadi bahan pertimbangan akan dibeli atau tidak nantinya.

Biasanya orang baca sekilas saja, tapi klo saya beda, seringnya baca satu atau dua buku sekaligus sampai habis baru kemudian milih buku lainnya untuk dibeli #ogahrugi hahaha

Eh tapi yang mau saya ceritakan bukan itu. Ada sebuah buku yang saya lupa judulnya, didalamnya menulis tentang jenis-jenis pertemuan. Banyak macam, tapi dasar sayanya baca sambil lalu karena buru-buru udah mau pulang, jadi aja yang nyangkut cuma sedikit.

image

Konon pertemuan paling menyakitkan adalah pertemuan bunga mekar. Dipuja puji saat mekar, disesap manisnya lalu dibuang saat layu dan menua
Ada lagi pertemuan makan enak, dinikmati saat dilidah, dirasakan kenyang diperut lalu dibuang setelah proses metabolisme. Ini juga agak menyakitkan sih tapi setidaknya masih bermanfaat karena mengenyangkan, walau kadang ada efek samping berupa kelebihan kalori yang kemudian menjadi timbunan lemak #lirikperutsendiri

Nah katanya juga nih pertemuan paling baik adalah pertemuan sapu tangan, menyeka peluh saat lelah dan mengelap air mata saat bersedih. Pun membersihkan debu saat kotor. Ah…manis sekali ya sapu tangan ini.
Tapi sekarang sayangnya banyak terganti fungsinya oleh tissue, yang sekali pakai lantas dibuang, jadi mirip si bunga mekar deh tissue ini. Lebih mengenaskan lagi selembar tisaue dibuat dari menebang pohon kemudian setelah pakai dia menjadi sampah, mengotori bumi, demi alasan kepraktisan penggunanya. Klo pake sapu tangan khan mau gak mau harus nyetok banyak trus pake acara nyuci pula setelah pakainya. Jadi kadang kitanya *kita…? Gue aja kali* malas bekel sapu tangan

Trus ada lagi mitos soal sapu tangan. Katanya jangan pernah memberi kado sapu tangan pada pasangan, baik pacar, suami atau istri karena itu akan berakibat tidak baik, pertanda hubungan akan berakhir katanya. Entahlah, tapi banyak lho akhirnya yang percaya dan gak memberi kado sapu tangan pada pasangan di hari spesial. Mungkin karena sapu tangan itu seperti yang saya sebutkan diatas fungsinya menghapus air mata saat sedih maka muncullah mitos seperti ini.

Yang jelas, buat saya pertemuan jenis sapu tangan ini kok ya manis banget. Betapa saya ingin menjadi saputangan bagi orang-orang tercinta. Selalu ada saat susah dan senang. Siap menyeka peluh, siap menghapus kesedihan, menemani kebahagiaan bersama. Saking terkesannya, dia tersimpan rapi dimemori saya, kebayang-bayang dan akhirnya tayang disini kisahnya.

Nah teman, sudahkah anda menjadi saputangan bagi orang-orang tercinta saat ini?

Advertisements

About Arni

Arni I Parenting & Lifestyle Blogger I Proud mom of amazing Prema I Living in Bogor I Feel Free to contact me at putusukartini@gmail.com or itsmearni@yahoo.com
This entry was posted in Home, Percikan and tagged . Bookmark the permalink.

6 Responses to Pertemuan

  1. faziazen says:

    Wah pemilik toko bukunya baik sekali bisa numpang baca..kalo di tb besar di sini..satpamnya muter2 heheheh..kalo gak bukunya disampul plastik rapat..gak bisa dibaca dulu

  2. novianadewi says:

    kalo saputangannya dipake buat nyusut ingus gimana, mbak?

  3. museliem says:

    Aiiiihhh… So Sweet…. Pertemuan Sapu tangan…. bukunya apa mbak? jadi pengen beli…

    • itsmearni says:

      Nah itu dia lupa aku apa judul bukunya, baru baca dikit udah dicolek juragan ngajak pulang huhuhu
      Nah, dirimu udah jadi saputangan buat siapa Muse? :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s