Sumping Waluh ; Penganan Tradisional yang Membelai Lidah

Bulan Puasa seperti ini biasanya tersedia banyak bahan-bahan makanan untuk berbuka puasa. Yang biasanya jarang terlihat, saat bulan-bulan begini pasti berjejer rapi deh sepanjang jalan. Sebut saja timun suri, blewah, kelapa muda dan tentu saja tak ketinggalan labu kuning, yang jadi bahan dasar pembuatan sumping waluh.

image

Kue Tradisional khas Bali ini terbuat dari labu kuning.  Secara dibulan puasa kayak gini labu kuning lagi murah, untuk memuaskan kangennya lidah sama kue tradisional jadi mari kita buat yang gampang-gampang saja. Sumping dalam bahasa Bali berarti kue yang dibungkus daun pisang, sedangkan waluh adalah labu kuning, karena itu penganan ini dinamakan sumping waluh.

Ada 2 versi resep sumping waluh ini dan karena saya orangnya males repot saya memilih resep yang paling gampang, yang asal gabrukin aja semua bahan hehe

image

Bahan :
250 gr labu kuning, diparut kasar atau rajang korek api
125 gr tepung beras
125 gr kelapa muda parut
50 gr gula merah
Garam secukupnya

image

Caranya :
1. Campur semua bahan sampai rata, diamkan sebentar
2.  Potong-potong daun pisang untuk membungkus
3.  Bungkus adonan lalu kukus kurleb 30 menit
4.  Dinginkan. Siap untuk dinikmati

image

image

Ada beragam teknik dalam membungkus, ada bentuk balok persegi panjang, ada juga yang segitiga. Untuk bentuk segitiga lebih irit dalam penggunaan daun pisang, cocok nih buat yang persediaan daun pisangnya terbatas.

image

Ou iya, untuk satu resep diatas menghasilkan  sekitar 15 – 18 buah sumping waluh. Tekstur kuenya lembut, aman buat balita. Yang pasti makan satu rasanya mau lagi dan mau lagi. Membelai lidah deh pokoknya :p
Bisa jadi salah satu alternatif makanan berbuka puasa juga nih. Secara kolak, es buah dan sejenisnya sudah terlalu mainstream.

Selamat Mencoba 🙂

Advertisements

About Arni

Arni I Parenting & Lifestyle Blogger I Proud mom of amazing Prema I Living in Bogor I Feel Free to contact me at putusukartini@gmail.com or itsmearni@yahoo.com
This entry was posted in Home, Resep and tagged , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Sumping Waluh ; Penganan Tradisional yang Membelai Lidah

  1. ayanapunya says:

    Kalau di sini kyknya mirip sama pais waluh, mba arni. Cuma dia pakai pisang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s