Tips Perjalanan Jarak Jauh bersama Anak

Lama gak mengisi catatan dirumah maya yang ini. Maklum pemiliknya sibuk plesiran aka liburan. Kali ini liburannya diisi dengan trip Jawa – Bali. Yups, untuk pertamakalinya kami sekeluarga menempuh perjalanan darat menyebrang pulau. Dari ujung Barat pulau Jawa menuju ujung Timur menyebrangi selat Bali dan melanjutkan trip di Bali hingga ke ujung timurnya juga.

Seru dan Menyenangkan!
Dua kata yang bisa mewakili perasaan kami. Awalnya sempat ragu karena selain kami ; dua orang dewasa, ada bocah 5 tahun juga yang akan ikutan, Prema. Takutnya dia bosan karena perjalanannya lama dan panjang, takutnya dia gak nyaman, takutnya rewel dan sebagainya. Ternyata tidak lho. Prema justru menikmati perjalanan ini.

image

Ada beberapa trik yang kami gunakan agar Prema tak bosan. Mulai dari ngajak pepotoan bareng dalam mobil *ehk. Iya. Ini mah emaknya yang demen*, ngajak nyanyi bareng,  saling bercerita (bergantian ; ayah, ibu dan Prema), ngadain kuis-kuisan yang isinya tebak lagu, nama binatang, nama buah dan lain-lain,  mengajak menikmati pemandangan gunung, sawah, laut, pantai, kota dengan segala aktivitas khasnya dan berbagai trik lainnya.  Oh ya satu lagi, siapkan kumpulan lagu-lagu favorit keluarg untuk meramaikan perjalanan, nyanyikan bersama, rasakan kebahagiaannya. Ini lumayan sukses lho, membuat perjalanan jadi seru dan gak membosankan. Walaupun terkadang saat terjaga dari tidurnya dan ternyata masih berada dalam mobil, pertanyaan seperti, “kok kita belum sampai di Bali?” atau “masih jauh, ya?” tetap akan meluncur dari bibir mungilnya. 

Selain itu kami juga berusaha membuatnya nyaman dengan posisi di dalam mobil. Perlengkapan kasur, bantal, guling, selimut dan baju hangat semua ada. Udah serasa pindahan deh. Gak apa-apalah yang penting cah bagus bisa istirahat dengan nyaman serasa ditempat tidur dirumah.

image

Hal penting lainnya bekal makanan. Karena saat perjalanan menuju Bali tempo hari bertepatan dengan bulan Ramadhan, maka agak susah menemukan tempat makan yang nyaman dan enak. Di rest area tentu saja ada. Tapi berbarengan dengan arus mudik membuat rest area agak penuh sesak. Belum lagi kalau jarak antara rest area satu dengan lainnya agak jauh. Maka sebaiknya siapkan cemilan kesukaan keluarga di mobil. Sebaiknya bawa cemilan yang “kering” berupa gorengan atau panggangan agar tak cepat basi diperjalanan. Siapkan juga beberapa makanan “berat”. Lebih bagus lagi kalau berbekal buah. Selain sehat, kandungan air dan seratnya membuat badan lebih fit.

Selain itu satu yang paling penting, berbekal air minum (air putih) yang banyak. Kondisi perjalanan jauh, panas dan melelahkan sebaiknya harus banyak minum agar terhindar dari dehidrasi. Khusus untuk minum, paling baik air putih saja. Bukan susu, minuman isotonik ataupun minuman berperisa. Sebaiknya juga jangan teh. Kandungan dalam teh dapat memicu tubuh untuk lebih sering berkemih, agak merepotkan jadinya dan bisa menyebabkan dehidrasi. Sementara susu meskipun sehat bisa memicu mual apalagi jika bertemu kondisi jalan yang kurang mulus, apalagi klo sampai muntah, oh tidaaaaak…. Aromanya dahsyat!
Begitu pula minuman isotonik ataupun berperisa, memicu tenggorokan menjadi kering dan kurang nyaman.

Bagaimana jika si kecil pengen pipis atau pup?
Sepanjang jalan sih banyak rest area atau SPBU ya. Jadi bisalah mampir-mampit sebentar untuk menunaikan hajat. Khusus untuk pipis, karena kebetulan Prema laki-laki, sedikit lebih mudah. Kami berbekal beberapa botol air mineral kosong. Saat kebelet sementara rest area masih jauh, ya wis pipis aja dibotol. Tips ini bisa juga lho buat lelaki dewasa #ups

Pengen mandi?
Perjalanan jauh kadang membuat tubuh terasa lengket, berminyak dan kurang nyaman. Selain mampir ke hotel atau rumah kerabat untuk beristirahat, beberapa rest area ada lho yang menyediakan toilet mandi. Contohnya rest area MURI di Tegal dengan 67 toilet bersihnya atau rest area Utama Raya di Situbondo dengan 80 toilet bersihnya. Dijamin gak ngantri dan nyaman. Khusus yang terakhir, sumpah tempatnya sangat direkomendasikan. Ibarat mall dengan konsep one stop shopping, rest area ini menyediakan segala fasilitas yang dibutuhkan para pelancong. Mulai dari toilet, restoran, pusat jajanan, arena bermain, SPBU, area service kendaraan, ATM sampai hotel dengan fasilitas wah. Kece badailah pokoknya. Kok yo saya serasa jadi marketingnya ya hihi.

Sementara itu aja dulu tipsnya. Tentang kota-kota sepanjang perjalanan Jawa – Bali kami, akan dibuatkan dalam postingan tersendiri. Jika ada yang mau menambahkan, yuk mari diterima dengan senang hati.

Happy travelling 🙂

Advertisements

About Arni

Arni I Parenting & Lifestyle Blogger I Proud mom of amazing Prema I Living in Bogor I Feel Free to contact me at putusukartini@gmail.com or itsmearni@yahoo.com
This entry was posted in Berbagi, Home, keluarga kecilku and tagged , , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Tips Perjalanan Jarak Jauh bersama Anak

  1. Pingback: Susur Jalur Pantura | Tersenyumlah dan Semua Bahagia ………

  2. omnduut says:

    Ahaa tahu-tahu tentang toilet yang dapet MURI itu. Emang keren banget dan sangat bermanfaat bagi pengendara yang butuh mandi ya mbak Arni 🙂

    Kita kalo pergi mudik, panganan lengkap hahaha soalnya sekeluarga tukang (ke)lapar(an) semua. Minimal pempek goreng satu box harus ada hwhwhwhw

  3. Enak ya mbak bisa jalan bareng sekeluarga gitu, kompak banget. saya masih menanti dia yang nun jauh di sana. hehe

    • itsmearni says:

      Kebetulan saya dan suami memang suka jalan sejak dulu
      Jadi kalau asa waktu luang memang diusahakan jalan bareng sekeluarga
      Semangat yaaaa, semua ada waktunya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s