Mengejar Matahari

Menyaksikan langsung matahari terbit dan terbenam adalah sebuah kebahagiaan yang dinanti oleh sebagian orang. Saya selalu menikmati saat-saat seperti ini, apalagi jika berada di lokasi yang memang memiliki sudut cantik untuk menikmati perjalanan sang mentari, seperti puncak gunung, tepi pantai, pinggiran tebing ataupun dalam perjalanan panjang. Hangat, romantis dan menghanyutkan.

image

Tak mengherankan jika banyak pelancong yang senang mengunjungi berbagai tempat indah dan menunggu lama demi mendapatkan pemandangan matahari yang cantik. Di gunung Bromo misalnya, para pemburu matahari terbit rela begadang sejak pukul 2 dini hari dan berebut posisi yang pas agar bisa menyambut terbitnya matahari di ufuk timur. Lelah dan kantuk selama menunggu akan terbayar lunas menjadi senyuman manis dan keceriaan saat mentari mulai mengintip, hadir malu-malu kemudian memberi kehangatan ditengah udara dingin menusuk tulang.

image

                   Sunrise di Bromo

Saya, meski tak turut mengantri saat di Bromo, merasakan euforia itu saat menyaksikan semangat para pengunjung yang berbondong-bondong menuju penanjakan, berpacu dengan waktu dalam gelap dan dingin. Sementara kami cukup menunggunya diterminal saja karena tak tega membangunkan Prema yang masih terlelap. Meski demikian, kami mendapat hadiah istimewa, matahari tersenyum manis pada kami yang berada di terminal. Indah sekali. Tentu saja kami tak melewatkan kesempatan untuk mengabadikannya. Daerah lain seperti Dieng, Merapi, Mahameru, atau bahkan di camping ground Sukamantri dan puncak-puncak lainnya juga sama, semua memberi keindahan tiada tara dan menambah semangat untuk menjalani hari.

image

image

Di pantai lain lagi. Sebut saja di Uluwatu, Kuta atau Tanah Lot. Berkunjunglah sore hari. Dan jangan heran menyaksikan sudut-sudut cantik untuk memotret matahari terbenam sudah dipenuhi jajaran kamera baik milik fotografer profesional maupun amatir. Dari yang memajang tripod hingga manual dengan tangan. Semua siap menanti senja yang hangat mengiringi matahari menuju peraduannya di Barat bumi.

Di Jakarta dan beberapa kota besar lainnya, menyaksikan matahari terbenam dari ketinggian gedung-gedung pencakar langit juga menjadi keistimewaan tersendiri. Beberapa pengelola restoran dan hotel bahkan sengaja membuka gerainya dilantai-lantai atas gedung kemudian “menjual” sunset sebagai salah satu upaya menarik pengunjung.

image

Perjalanan Lamongan – Tuban
image

image

Selain tempat-tempat indah tadi, satu lagi posisi paling asyik mengejar matahari adalah ketika berkendara dan matahari tepat berada didepan kita. Menyenangkan buat penumpang tapi menyilaukan buat supir haha. Meski menyilaukan dan mengharuskan pengemudi untuk lebih berhati-hati tapi tetap saja bulatan jingga besar yang tepat dihadapan memberi nuansa hangat dan menentramkan jiwa. Lihatlah gradasi warnanya, indah bukan?

image

Perjalanan matahari menuju peraduannya ini memberi pelajaran berharga. Bahwa ada masanya untuk beristirahat sejenak setelah bekerja seharian penuh. Ada saatnya kembali kerumah, ke pelukan keluarga tecinta setelah berkegiatan yang menguras energi. Mengumpulkan tenaga agar siap beraktifitas kembali esok hari. Dan tetap menjadi pribadi yang dinanti baik saat memulai hari maupun saat pulang kerumah, penuh cinta dan kehangatan. Seperti matahari yang selalu hangat dan romantis baik saat terbit maupun tenggelam.

Nah kawan, dimana tempat favoritmu menikmati perjalanan sang mentari?

Advertisements

About Arni

Arni I Parenting & Lifestyle Blogger I Proud mom of amazing Prema I Living in Bogor I Feel Free to contact me at putusukartini@gmail.com or itsmearni@yahoo.com
This entry was posted in Percikan and tagged , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Mengejar Matahari

  1. Alris says:

    Saya sekarang tiap sore menikmati matahari terbenam di balik perbukitan. Saya saksikan dari pinggiran Teluk Ambon, 🙂

  2. omnduut says:

    Aku juga suka melihat matahari terbenam atau terbit, kesannya syahduuu gitu 🙂

  3. Pingback: Romantisme Senja di Teluk Kendari | Tersenyumlah dan Semua Bahagia ………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s