Bapak ; Prasasti Cinta Sepanjang Usia

Adalah Bapak. Sosok lelaki pertama dalam hidup anak-anaknya, saya dan adik. Bapak yang punya cara mendidiknya sendiri, tak terbebani oleh teori parenting manapun. Mendidik dengan keras, membimbing dengan contoh, mengajar dengan sayang.

image

Dulu, jaman masih kecil, kadang suka sebal melihat bapak marah. Beranjak remaja, makin kesel lagi karena merasa diatur-atur dan diawasi. Maklum jiwa pemberontaknya lagi on ya di masa-masa itu *ehk*
Ditambah lagi saya kemudian berminat pada kegiatan pecinta alam yang membuat saya jarang dirumah saat akhir pekan. Tongkrongannya klo gak di hutan ya pantai. Jadilah makin banyak daftar nasehat yang masuk kuping.

image

Apalagi ketika mulai kenal cowok, bapak memang gak pernah menegur langsung, tapi sudut pandang dari ekor matanya itu penuh selidik, tatapannya mengandung tanya dan peringatan. Saya pasti bakal langsung mengkeret, nunduk dan masuk kamar.
Bapak gak pernah bertanya, tapi ibulah yang tanpa lelah terus mengingatkan. Jaga diri. Jaga diri. Jaga diri.
Bapak gak pernah ngerecoki, tapi lewat ibu, mengalirlah semua nasehat tentang memilih pasangan.
Bapak gak pernah rese, tapi dititipkannya semua pesan terbaik lewat ibu.

Dan sekarang, saat saya menjadi ibu, kami diberi kepercayaan mendidik dan membesarkan Prema, saya jadi tahu rasanya geregetan, marah, sabar, mules, bangga, sayang dan semuanya yang campur aduk jadi satu dan bisa berubah rasa dalam sekejap saat mendampingi hari-hari dimana dia tumbuh dan berkembang.
Ou… begini rasanya jadi orang tua. Belajar. Belajar. Belajar. Di sekolah kehidupan bernama anak.

image

Lalu saya menunduk malu. Dulu sering melawan bapak, beradu mulut dengan ibu. Bahkan pernah membuat mereka sedih. Maaf ya bapak ibu *sungkem

20 Juni bapak berulang tahun. Iya, hari ini. Saya berada jauh dari bapak. Berjarak lautan dan ratusan kilometer. Tak ada yang bisa saya persembahkan sebagai kado ulang tahun, kecuali sebaris doa agar bapak senantiasa sehat diusianya yang tak lagi muda. Iya, saya tahu, bapak tak pernah meminta kado. Bapak bahkan tak pernah meminta apapun dari kami, anak-anaknya. Melihat bapak masih punya raga yang sehat, bisa sesekali ke Bogor untuk nengok cucu, bercengkerama bersama kami, sungguh adalah sebuah kebahagiaan tak ternilai.

Dan inilah, sebuah persembahan tak seberapa untuk bapak. Sebuah tulisan yang rasanya tak cukup untuk menghadirkan terima kasih tak terhingga atas jasanya. Karena memang tak kan ada habisnya untuk dibahas. Sebuah buku yang hadir atas nama cinta.

image

      Bapak ; Prasasti Cinta Untuk Semua

Selamat ulang tahun bapak
Maafkan anakmu ini tak bisa ke Kendari untuk berkumpul bersama
*sungkem*

——————

PS :
Terimakasih buat semua kontributor kece dibuku ini
Ihwan Hariyanto, Primastuti, Primahapsari, Haryadi Yansyah, Dian Ismiyana, Aprillia Ekasari, Annisae, Wiwik Waluyo dan Ardiba Sefrienda.

Terimakasih buat Dian Radiata dan Desi Puspitasari untuk endorsenya yang keren

Terimakasih pada seorang ilustrator hebat di Bali sana, Bli Dewa “Damuh bening” untuk gambar sampulnya yang bagus banget

Dan tentu saja pada Ae Publishing yang telah menerbitkan naskah cinta ini 🙂

Terimakasih terimakasih terimakasih.

Salam
ARNI

Advertisements

About Arni

Arni I Parenting & Lifestyle Blogger I Proud mom of amazing Prema I Living in Bogor I Feel Free to contact me at putusukartini@gmail.com or itsmearni@yahoo.com
This entry was posted in Home. Bookmark the permalink.

33 Responses to Bapak ; Prasasti Cinta Sepanjang Usia

  1. omnduut says:

    Yeay, finally 🙂 bapak selamat ulang tahun, semoga terus sehat. Senang dapat berkontribusi di antologinya mbak Arni.

  2. mysukmana says:

    Jd inget bapak,dan sy jg baru jd seorang bpk bagi putri sy

  3. vitarumanti says:

    Bikin buku? Kereeeeen.

  4. Dian Radiata says:

    Finally….. 🙂
    Selamat ulang tahun, Bapak.. Sehat-sehat selalu ya pak 🙂

  5. rayamakyus says:

    yeyeyeyeyeyaaaaai congratulation mama prema. Akhirnyaaaa ada ada buku antologi-nya yg terbit.. Beli dooong. Ato gratis jg boleeeh,hahaha *dilemparkapak*

  6. winnymarlina says:

    selamat ultah buat bapak kak dan selamat buat bukunya

  7. wiwik says:

    selamat hari lahir buat Bapak di Kendari. Semoga tetap sehat dan menjalani masa senja dengan sepenuh-penuhnya kebahagiaan. Salam takzim dari Medan buat Bapak di Kendari.

  8. Selamat ulang tahun buat bapaknya… Semoga bapak selalu sehat ya…

    Dan selamat juga atas bukunya mama Prema…

    Aih… keren… nama2 kontributornya kayanya banyak anak MP yah…?

  9. Omali says:

    Kreatif ini, kreatif!

    Kalo saya nerima hadiah buku kayak gitu dari anak, bisa nangis seharian kayaknya… 😀

    Semoga sehat selalu ya, bapaknya mama prema

    • itsmearni says:

      Makasi Omali
      Ini barusan mewek2an via telp sama bapak dan ibu
      Khan memang ini kejutan, bukunya nyampe kendari 2 hari yang lalu, ke adikku. Tapi baru dibuka hari ini 🙂

  10. Waaa selamaat mb Arni atas peluncuran bukunya. Ikut senang dan bangga. Selamat ulang tahun juga untuk Bapak semoga selalu sehat dan bahagia. Aamiin

  11. evrinasp says:

    selamat ulang tahun bapak, sehat dan bahagia selalu ya pak, senangnya mendapatkan hadiah buku dari anak kesayangan

  12. Ihwan says:

    Selamat Ulang Tahun buat Bapak tercinta Mbak, semoga sehat dan bahagia selalu. Salam hormat dari Keluarga Biru.
    Selamat juga atas buku barunya, makasih sudah mengajak saya dalam proyek yang inspiratif ini.

  13. Anisa AE says:

    Selamat ulang tahun, Bapak. Semoga makin panjang umurnya dan menjadi berkah

  14. Katerina says:

    Selamat ultah buat bapaknya ya mbak.
    Persembahan yang manis sekali 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s