5 Pelajaran Berharga dari Finding Dory

image

Sejak pertama kali melihat trailer film ini wara wiri di Disney Channel, Prema udah merengek minta nonton. Padahal mah gak perlu minta juga, bakalan diajak kok, secara emak bapaknya memang sudah jatuh cinta pada karakter Dory sejak hadir dalam film ‘Finding Nemo’

Apa yang menarik dari film ini?
Banyak. Semuanya adalah pelajaran. Tentang kesabaran, keteguhan hati, kebulatan tekad, persahabatan dan pelestarian ekosistem.

image

Sebagai sekuel dari Finding Nemo, film ini hadir dengan daya tariknya sendiri. Bahkan menurut saya, ini jauuuuuh lebih bagus dari Finding Nemo.

Ada Apa Dengan Dory

Ini adalah sebuah kisah tentang Dory, seekor ikan jenis blue tang yang mengalami masalah pada ingatannya, terutama memori jangka pendek. Short term memory loss, begitu katanya. Karena penyakitnya ini, seperti yang kita tahu Dory kemudian menjadi petualang lautan. Berenang jauh dari tempat asalnya sampai kemudian bertemu dengan Nemo dan Marlin yang kemudian menjadi ‘keluarga’nya.

Diceritakan lintasan-lintasan ingatan hadir saat Dory bermain dan belajar bersama Nemo dan teman-temannya. Lintasan yang menghadirkan secuil kenangan. Tempat asal. Ayah ibu. Rumah. Masa kanak-kanak. Semuanya menjadikan Dory mendadak pengen pulang. Dan seperti biasa, Dory memang sangat spontan. Apa yang terlintas dibenaknya akan langsung dilaksanakan saat itu juga. Tak ada yang bisa menahannya, meskipun kemudian justru dia sendiri juga yang melupakannya.

Maka demikianlah film ini mengalir dengan manis, mengajak kita terbawa dalam petualangan Dory menyusuri jejak masa lalunya, mencari keberadaan orang tuanya, tentu saja dengan ditemani oleh Marlin dan Nemo sebagai tim dalam perjalanannya, masih ditambah dengan beberapa kawan baru yang juga punya peran tak kalah penting. Ada Hank si Octopus, Bailey si paus beluga putih, Destiny si hiu paus, dll. Tak cuma itu, kisah manis, tegang dan mengharukan hadir silih berganti menjadikan filmnya sangat hidup. Semua peran memiliki karakter yang kuat.

image

image

Apakah kemudian Dory berhasil bertemu orang tuanya? Hmm… gak seru ah kalau disebutin di sini, nonton aja yaaaa… dijamin gak nyesel kok ^^

Pelajaran Berharga dari Finding Dory

Film-film produksi Pixar selalu sarat dengan pesan moral dan pelajaran berharga. Begitupun kali ini, finding Dory benar-benar sebuah tontonan keluarga, menghibur dan edukatif. Tak hanya anak yang belajar, orang tua juga mendapat banyak teladan dari film ini.

1. Kesabaran dan kasih sayang

Dory terlahir dengan kekurangannya. Sementara kedua orang tuanya normal. Di sini kesabaran kedua orang tuanya, Jenny dan Charlie sangat diuji. Bagaimana mereka yang tak pernah lelah melatih Dory untuk mengingat jalan pulang, sampai membuat tanda-tanda khas berupa barisan kerang, bagaimana mereka menguatkan Dory agar lebih percaya diri, meyakinkan Dory bahwa semua akan baik-baik saja. Semua dilakukan dengan cinta dan kasih sayang. Tatapan Jenny sangat hidup ketika berbicara dengan Dory, terlihat jelas ada cinta di sana. Ah… film animasi yang satu ini memang keren, bikin terharuuuu.

Anak terlahir dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tugas kita, menjadi orang tua yang menerima titipan kepercayaan untuk merawatnya dengan baik, menyiapkan dirinya agar sanggup menghadapi dunia. Seperti yang sering saya tulis di beberapa postingan sebelumnya tak ada sekolah menjadi orang tua, karena anak adalah sekolah kehidupan itu sendiri. Pun, tak ada tanda jasa yang disematkan sebagai tanda kelulusan dari sekolah kehidupan ini, karena belajar tak ada habisnya. Belajar menerima setiap kekurangan anak-anak kita, bahkan sebisa mungkin melatih mereka manjadikannya sebagai kelebihan.

Satu scene paling mengharukan adalah fakta bahwa Jenny dan Charlie yakin bahwa suatu hari Dory akan pulang. Maka mereka membuat petunjuk barisan kerang di sekeliling rumah, sehingga dari arah manapun Dory datang, dia tetap akan menemukan rumah. Ah…. ini manis sekali.

Bagaimana keluarga menghadirkan kehangatan yang membuat nyaman semua anggotanya. Sejauh apapun kaki melangkah, pada akhirnya rumah dan keluarga adalah tempat untuk kembali.

2. Kebulatan Tekad dan Keyakinan

“Selalu ada jalan keluar!”

Kalimat itu terngiang-ngiang di telinga saya sampai sekarang. Dory yang tak pernah menyerah. Meski lupa ingatan bisa tiba-tiba menyerang, tapi setiap bertemu masalah, Dory selalu yakin ada penyelesaiannya. Berkali-kali terjebak dalam situasi sulit, Dory langsung memutar otak untuk berpikir. Lakukan saja. Lakukan. Jangan takut gagal. Lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali. Dengan tekad yang kuat pasti akan berhasil. Iya, tak ada hasil yang mengingkari upaya.

hank

3. Mengubah Kelemahan Menjadi Kekuatan

Film ini dibangun dengan latar belakang keterbatasan Dory. Tak hanya Dory, ada Destiny si hiu paus, sahabat pipa Dory di masa kecil. Destiny yang seharusnya bisa berenang dengan anggun ini ternyata memiliki gangguan pada penglihatannya, sehingga seringkali menabrak dinding atau benda-benda dihadapannya.
Lalu ada Bailey, paus beluga putih, juga (katanya) memiliki kekurangan yaitu kerusakan alat navigasi dikepalanya, dimana dia seharusnya memiliki kemampuan melihat benda-benda jauh dari gelombang sonar yang bisa diaktifkan.

Bayangkan, perpaduan kelemahan dari tiga tokoh ini, tentu saja akan menghasilkan adegan-adegan yang kocak dan seru. Meski disebut kelemahan namun justru disitulah kekuatannya. Bagaimana mereka kemudian bekerja sama saling mengisi satu dengan lainnya. Nyatanya kelemahan itu dapat diatasi dengan kebersamaan dan tekad pantang menyerah.

4. Persahabatan dan kepedulian

Nah ini bagian yang juga tak kalah bikin terharu. Ada Nemo dan Marlin yang turut menemani perjuangan Dory dari Sidney menuju California. Meski sempat terpisah, namun rasa peduli satu sama lain menjadikan film ini segar. Perjalanan Nemo dan Marlin mencari Dory tak kalah seru dengan perjalanan Dory mencari orang tuanya. Bertemu dengan si Becky (entahlah ini jenis bebek atau burung) lewat perantara duo anjing laut yang tak kalah kocak, cukup bikin penonton nahan nafas sejenak mengira Nemo dan Marlin akan berakhir. Tapi sungguh bagian ini seru banget.

nemo

 

Satu scene yang bikin tegang adalah ketika Dory tersesat. Kemudian dipandu melalui pipa oleh Destiny dan Bailey. Menegangkan, namun berakhir bahagia. Sementara Destiny dan Bailey sudah bersedih, di sisi lain Dory justru sedang berbahagia karena berhasil bertemu dengan Nemo dan Marlin. Adegan tegang dan berakhir ngakak hahahaha.

Bagian lain menghadirkan kebersamaan Dory dan Hank. Walaupun terus menerus bertengkar, keduanya justru saling menolong satu sama lain. Hank yang sinis dan penuh pertimbangan bertemu dengan Dory yang polos dan spontan. Kebayang khan seperti apa serunya perjalanan mereka.

Meski kocak, pesan kepedulian dan persahabatan jelas banget. Tak ada yang namanya putus dalam persahabatan. Beda pendapat itu biasa, tapi kepedulian nomor satu. Sweet banget deh pokoknya.

5. Pesan Lingkungan

Tangkap
Rehabilitasi
Lepaskan

Ini adalah pesan yang tak kalah pentingnya. Dengan setting sebuah lokasi err…. riset? penangkaran? atau apa ya? Monterey Marine Life Institute menjadi tempat yang menarik dimana aneka makhluk laut ditangkap, dirawat atau rehabilitasi untuk kemudian dilepaskan kembali ke habitatnya. Meski tetap ada bagian “pameran” untuk pengunjung, namun seperti menonton aquarium raksasa di Sea world, Ancol, ada sisi edukasi di sana. Bukan untuk memenjarakan, tapi lebih pada riset untuk kebutuhan ilmu pengetahuan dan perbaikan.

—————

Petualangan Piper

image

Pixar memang jago euy. Piper adalah short movie yang hadir sebagai pembuka. Meski tanpa dialog kata-kata, hanya berupa cuit-cuitan si Piper dan induknya tapi pesannya bagus banget.

Tak jauh-jauh dari tema parenting. Berkisah tentang Piper yang awalnya adalah camar penakut dan tak pernah berhasil mendapat makanan, namun dukungan penuh induknya yang terus memberi semangat, membuat Piper kecil kemudian menjadi camar yang hebat. Perkenalannya dengan keong-keong menjadikan Piper tak lagi takut menghadapi ombak.

Satu kata. Keren!

************

Begitulah, film ini hadir untuk mengingatkan kita semua tentang banyak hal yang nyaris hilang tergerus zaman yang semakin individual. Bahwa setiap anak terlahir unik dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jalin kebersamaan, perbedaan hadir untuk saling menguatkan. Sabar, sabar dan sabar *plak banget nih buat saya yang kadang masih suka tegangan tinggi ngadepin kelakuan Prema*
Keluar dari studio, rasanya pengen meluk Prema terus deh. Ayah…. yuk bergandeng tangan membangun keluarga kecil kita ^^

Sangat direkomendasikan!

*************

Judul : Finding Dory
Genre : Animasi, Petualangan, Komedi
Produksi : Pixar Animation Studios
Sutradara : Andrew Stanton, Angus MacLane
Tahun Rilis : 2016
Durasi : 1 jam 37 menit
Pengisi suara : Ellen DeGeneres (Dory), Albert Brooks (Marlin), Ed O’Neil (Hank), Hayden Rolence (Nemo), Sloane Murray (Young Dory), Sigourney Weaver (Sigourney Weaver), Kaitlin Olson (Destiny), Ty Burell (Bailey), Eugene Levy (Charlie), Diane Keaton (Jenny)

Semua gambar diambil dari website Finding Dory Disney Indonesia.

Advertisements

About Arni

Arni I Parenting & Lifestyle Blogger I Proud mom of amazing Prema I Living in Bogor I Feel Free to contact me at putusukartini@gmail.com or itsmearni@yahoo.com
This entry was posted in Home, Review and tagged , , . Bookmark the permalink.

65 Responses to 5 Pelajaran Berharga dari Finding Dory

  1. winnymarlina says:

    udah nonton aja kak cepatnya

  2. vitarumanti says:

    Aku juga pengen nontooon

  3. suka film ini mbak. saya yang nemo hilang itu sudah lihat. suka grafis yang cantik dan ceritanya. hem… yang ini lom nonton

  4. Katerina says:

    Belum nonton. Baca review mbak Arni jadi pingin nonton. Apalagi banyak pesan moralnya ya mbak. Anakku nonton finding nemo sampe beberapa kali, nonton ini pasti suka banget..

    • itsmearni says:

      Iyaaaa nonton finding nemo berkali2 gak ada bosennya deh
      Kayaknya bakal sama nih finding dory juga bakal nonton lagi, Prema udah nagih melulu haha
      Selamat nonton Humaira cantik 🙂

  5. omnduut says:

    Finding Nemo itu film Pixar kedua favku setelah Ratatouille 🙂 kalo sudah ngebawa urusan ayah-anak gitu mengharukan. Nah yang Dory ini mau nonton ajak ponakan, mudah2an minggu ini 🙂

    • itsmearni says:

      Nah iya ratatouille juga kereeeeen
      Ah tapi hampir semua film animasinya Pixar kece
      Sip selamat nonton yow
      Ponakan yang di Bogor juga gak nolak lho klo diajak nonton lagi :p

  6. Aku belum nonton malahan, padahal pengen banget nonton film ini 😦

  7. jampang says:

    bagus nih filmnya yah… anak-anak pasti suka.

    di rumah dori digoreng terus dimakan 😀

  8. rayamakyus says:

    aaaaah reviewnya kecekecekecebadaaaai..

    deeeh pengenkuu nonton, tapi kalo bareng ucupyo ke bioskop yg ada jg penonton nonton aksinya gentayangan dlm bioskop -_-.. kalo nunggu d tv pasti lama tayangnya dan kepotong iklan -_-. Belumpi jg ada donlotanny d web2 movie disney. *hadeeehkokmalahcurhat?*

    • itsmearni says:

      Sampemika juga di Kendari ini film?
      Nda apa2ji ko ajak Ucup nonton juga, cari tempat duduk dipinggir jadi klo dia mo jalan2 gampang, nda ganggu orang2

      • rayamakyus says:

        Kita su pnh masuk bioskop d kendari-kah? sa nd jamin biar melipir ke pinggir da bisa aman damai sentosa duduk tenang. Yg ada da maju d muka baru da panjat2 layar tancapnya,wkwkwkwkwkwk..

        • itsmearni says:

          Hahahaha berhubung sa nda tau dalamnya itu bioskop dikendari jadi sa nda bisa bayangkan kondisinya

          Klo begitu ko titipmi saja dulu ucup sama kakeknya to
          Komorang pacaran saja dulu berdua

  9. ayanapunya says:

    saya malah belum pernah nonton film pertamanya, mbak. kurang tertarik sama film animasi soalnya

  10. witriprasetyoaji says:

    wuaaa… jadi pengen nonton nih…
    ajak Juna nonton ah…

  11. ardiba says:

    pasti mengharukan dan bikin tambah kangen anak nii…jadi tambah pengen nonton

  12. Ihwan says:

    Hmm aku belum pernah ajak Aiman nonton bioskop, takut ga betah dianya.
    Tapi kalo film animasi gini apalagi binatang pasti sukaa. Makasih Mbak ulasannya yg ternyata banyak pesan moral di dalamnya.

  13. Anggi Putri says:

    Wah, bagus, akunya yang belum nonton hihi…

    anggiputri.com

  14. April Hamsa says:

    huwaaaa pengen ngajakin Maxy nonton ini.
    Tapi film ini sih buat org dewasa jg cocok sih ya mbak, bnyk pesan moralnya 😀

    • itsmearni says:

      Bawain cemilan yang banyak buat Maxy, biar anteng selama nonton
      Iya banget, filmnya bukan hanya buat anak2, orang tua juga dapat banget nih pesan moralnya

  15. Omali says:

    Waahh, banyak karakter baruuu

  16. Diah says:

    Gambar nya lebih bagus jg ya..
    Most wanted to catch nih…

  17. Dian Radiata says:

    Lala udah nonton Finding Dory diajak ama gurunya.. Aku belum..
    Baca ini, jadi pengen nonton juga..

  18. Belum nonton juga sampai sekarang. hiks.
    Pelajarannya sungguh berharga mbak. Nice…

  19. Yang Finding Nemo aja belum pernah liat lengkapnya mbak. Eh ini ada finding Dory lagi hee
    Oh iya, animasinya bagus nih dri Pixar 😀

  20. Anisa AE says:

    Pingin nonton, sayang bioskop jauuuh

  21. faziazen says:

    jadi pengen buka pakai ikan dori…
    eh….
    gamabrnya bagus banget yaa..sayang saladin belum bisa diajak ke biskop

  22. Aaakk aku kelewatan nihhh hikss 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s